Jannah Theme License is not validated, Go to the theme options page to validate the license, You need a single license for each domain name.
Karawang
Trending

5 Calon Kades Wadas Ambil Nomor Urut, Siap Pilkades 2026

TELUKJAMBE TIMUR, RAKA– Sebanyak lima calon kepala desa (cakades) Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, telah mendapatkan nomor urut untuk mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026. Panitia berharap seluruh tahapan pemilihan berjalan tertib, demokratis, dan damai hingga hari pemungutan suara pada 22 November mendatang.

Berdasarkan hasil penetapan nomor urut, Hj. Ai Komara mendapatkan nomor urut 1, disusul Mashudi nomor urut 2, Halim Topan nomor urut 3, Ujang Heriyana nomor urut 4, dan Abdul Gofur nomor urut 5. Ketua Panitia Pilkades Desa Wadas Ngadiman mengatakan, penetapan calon kepala desa sekaligus pengundian nomor urut merupakan bagian dari tahapan yang harus dilaksanakan sebelum memasuki masa kampanye.

Ia menjelaskan, seluruh calon telah melewati proses seleksi, baik secara tertulis maupun lisan, sehingga dinyatakan memenuhi persyaratan untuk mengikuti kontestasi Pilkades Desa Wadas.

“Alhamdulillah, tahapan penetapan calon dan pengaturan nomor urut sudah kita laksanakan. Ada lima calon dan semuanya telah melewati proses seleksi, baik tertulis maupun lisan,” katanya, Kamis (15/10).

Ngadiman mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan tahapan Pilkades, mulai dari unsur panitia hingga para pemangku kepentingan lainnya. Menurutnya, proses penetapan calon berlangsung tertib meskipun masing-masing kandidat hadir bersama sejumlah pendukung.

Ia menuturkan, panitia juga telah membacakan pakta integritas dan deklarasi kampanye damai sebagai bentuk komitmen bersama untuk menjaga kondusivitas selama proses pemilihan berlangsung.

“Walaupun semua calon membawa pendamping dan pendukung yang cukup banyak, semuanya masih bisa dikendalikan dengan baik. Acara berjalan tertib dan tidak ada permasalahan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ngadiman menyampaikan, tahapan berikutnya adalah kampanye terbuka yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni pada 17, 18, dan 19 November 2026, sebelum memasuki masa tenang.

Ia berharap seluruh calon dapat mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan panitia serta mengedepankan persaingan yang sehat. Dengan begitu, masyarakat dapat menentukan pilihan tanpa adanya tekanan maupun konflik antarpihak pendukung.

“Mudah-mudahan sampai tanggal 22 November nanti semuanya berjalan dengan baik. Sesuai harapan masyarakat, Pilkades ini harus damai, demokratis, dan tidak menimbulkan ekses atau permasalahan yang tidak diinginkan,” harapnya.

Sementara itu, calon kepala desa nomor urut 1, Hj. Ai Komara, mengaku bersyukur mendapatkan nomor urut pertama. Ia berharap kesempatan mengikuti kontestasi Pilkades dapat menjadi jalan untuk membawa Desa Wadas ke arah yang lebih baik.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur mendapatkan nomor urut satu. Mudah-mudahan ke depannya Desa Wadas bisa lebih maju dan lebih sejahtera,” ungkapnya.

Ai Komara juga menyebut dirinya menjadi satu-satunya calon kepala desa perempuan dalam kontestasi Pilkades Desa Wadas. Karena itu, ia merasa semakin bersyukur setelah memperoleh nomor urut pertama. Di sisi lain, calon kepala desa nomor urut 5, Abdul Gofur, membawa gagasan pembangunan Desa Wadas dengan mengusung tema Wadas Desa Industri.

Ia menekankan pentingnya membangun sistem pemerintahan desa sekaligus memperkuat aturan agar perkembangan kawasan industri dapat memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.

Dalam gagasannya, Abdul Gofur menawarkan lima komitmen untuk Desa Wadas. Pertama, mendorong penyusunan peraturan desa tentang desa industri yang relevan dengan karakteristik wilayah, melalui pembahasan bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan masyarakat sesuai kewenangan desa.

Kedua, mewujudkan pemerintahan yang transparan, terutama dalam penyampaian informasi mengenai program, pendapatan desa, Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), serta realisasi anggaran agar mudah diketahui masyarakat sesuai ketentuan.

Ketiga, mengembangkan Pendapatan Asli Desa (PADes) melalui sumber-sumber yang sah, dikelola secara profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Keempat, mendorong lembaga desa, seperti BPD, LPM, Karang Taruna, PKK, serta RT dan RW, agar dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal dalam mendukung pembangunan dan pelayanan masyarakat.

Kelima, membangun komunikasi yang baik antara pemerintah desa, masyarakat, dan perusahaan industri. Langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat pemberdayaan UMKM, meningkatkan keterampilan warga, memperluas informasi kesempatan kerja, serta mendukung pembangunan lingkungan.

Melalui gagasan tersebut, Abdul Gofur menempatkan penguatan tata kelola pemerintahan dan hubungan antara masyarakat dengan sektor industri sebagai bagian penting dalam mendorong kemajuan Desa Wadas.

Dengan telah ditetapkannya nomor urut para calon, masyarakat kini menantikan pelaksanaan tahapan kampanye hingga pemungutan suara. Seluruh pihak diharapkan dapat menjaga persatuan dan menjadikan Pilkades sebagai sarana demokrasi untuk menentukan pemimpin desa sesuai pilihan masyarakat. (zal)

Related Articles

Back to top button