
KARAWANG, RAKA- Suasana Stasiun Sukabumi berbeda pada peringatan Hari Batik Nasional, Jumat (2/10). Pelanggan kereta api dan masyarakat dapat menyaksikan secara langsung proses pembuatan batik melalui demonstrasi membatik dari Batik Lokatmala, yang turut dimeriahkan dengan penampilan angklung dari Dinas Perhubungan Kota Sukabumi.
Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 19.00 WIB di area Stasiun Sukabumi. Demonstrasi membatik dikemas secara interaktif sehingga masyarakat dan pelanggan yang tengah berada di stasiun dapat mengenal lebih dekat tahapan dalam proses pembuatan batik.
Semarak Hari Batik Nasional juga terasa di berbagai titik pelayanan di wilayah kerja KAI Daop 1 Jakarta. Dalam memeriahkan momentum tersebut, para petugas frontliner, seperti petugas loket, boarding, serta prama dan prami, turut mengenakan batik saat memberikan pelayanan kepada pelanggan.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan, rangkaian kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi KAI terhadap batik sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia.
“Melalui momentum Hari Batik Nasional, pelanggan yang berada di Stasiun Sukabumi dapat melihat secara langsung bagaimana proses membatik dilakukan. Di sisi lain, para petugas frontliner di wilayah kerja Daop 1 Jakarta juga turut mengenakan batik dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan,” ujarnya.
Menurut Franoto, penggunaan batik oleh petugas pelayanan sekaligus menjadi cara untuk menghadirkan semangat Hari Batik Nasional lebih dekat dengan masyarakat yang menggunakan layanan kereta api.
Selain demonstrasi membatik, penampilan angklung dari Dinas Perhubungan Kota Sukabumi turut menghadirkan nuansa budaya di lingkungan stasiun. Perpaduan demonstrasi membatik dan penampilan musik tradisional tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggan maupun masyarakat yang beraktivitas di Stasiun Sukabumi.
Franoto menambahkan, KAI Daop 1 Jakarta terbuka terhadap kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan kegiatan edukatif dan budaya di lingkungan stasiun sepanjang tetap memperhatikan aspek keselamatan, keamanan, serta kenyamanan pelanggan.
“Stasiun merupakan ruang yang mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang. Karena itu, kami menyambut baik kegiatan yang dapat memberikan nilai tambah sekaligus menjadi sarana untuk mengenalkan dan melestarikan budaya Indonesia kepada masyarakat,” tambahnya.
Melalui peringatan Hari Batik Nasional 2026, KAI Daop 1 Jakarta mengajak masyarakat untuk terus mengenakan, mengenalkan, dan melestarikan batik sebagai bagian dari identitas serta kebanggaan bangsa Indonesia. “Selamat Hari Batik Nasional 2026. Semoga batik terus tumbuh, berkembang, dan semakin dekat dengan kehidupan masyarakat dari generasi ke generasi,” tutupnya. (zal)



