Mahasiswa KKN Warung Bambu Gelar Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Popok Menjadi Pupuk dan Pot Tanaman

Desa Warung Bambu, 15 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Warung Bambu Universitas Buana Perjuangan Karawang menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Popok Menjadi Pupuk dan Pot Tanaman sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat dalam mengurangi pencemaran lingkungan akibat limbah popok sekali pakai. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja yang berfokus pada pengelolaan sampah berbasis inovasi dan pemberdayaan masyarakat. Edukasi semacam ini sejalan dengan upaya mendorong pengurangan sampah dari sumbernya melalui partisipasi masyarakat.
Dalam kegiatan ini, masyarakat diberikan pemahaman mengenai dampak limbah popok terhadap lingkungan serta diperkenalkan dengan metode pengolahan popok bekas yang telah melalui proses pembersihan dan sterilisasi. Gel penyerap pada popok dimanfaatkan sebagai media pendukung pembuatan pupuk, sedangkan lapisan popok dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan pot tanaman yang ramah lingkungan dan memiliki nilai guna.

Selain penyampaian materi, mahasiswa KKN juga melakukan demonstrasi secara langsung mengenai tahapan pengolahan limbah popok menjadi pupuk dan pot tanaman. Peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi serta mencoba proses pembuatan sehingga diharapkan mampu menerapkan inovasi tersebut secara mandiri di lingkungan masing-masing.
Pada kesempatan tersebut, Sella menyampaikan bahwa pemanfaatan limbah popok merupakan salah satu bentuk inovasi sederhana yang dapat diterapkan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui sosialisasi ini, kami ingin mengajak masyarakat agar lebih peduli terhadap pengelolaan limbah popok. Popok bekas tidak selalu menjadi sampah yang harus dibuang, tetapi masih dapat dimanfaatkan menjadi pupuk dan pot tanaman jika diolah dengan benar. Harapannya, masyarakat dapat menerapkan inovasi ini dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat mengurangi pencemaran lingkungan dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih,” ujar Sella.
Senada dengan hal tersebut, Eka menekankan bahwa pengelolaan limbah tidak hanya bertujuan mengurangi pencemaran, tetapi juga membuka peluang terciptanya inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

“Sampah popok sekali pakai bukanlah akhir dari siklus bumi, melainkan peluang untuk berinovasi. Melalui edukasi dan pengolahan yang tepat, limbah yang tadinya mencemari dapat disulap menjadi pot penyangga kehidupan dan pupuk penyubur tanaman, membuktikan bahwa kepedulian lingkungan dimulai dari hal yang paling tak terduga,” ujar Eka.
Melalui kegiatan ini, KKN Warung Bambu berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga, khususnya limbah popok, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. Inovasi ini diharapkan tidak hanya membantu mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir, tetapi juga menghasilkan produk yang bermanfaat bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya ekonomi sirkular di tingkat desa.
Informasi mengenai pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Universitas Buana Perjuangan Karawang dapat diakses melalui https://kkn.ubpkarawang.ac.id.



