Purwakarta
Trending

Pemuda Subang Hilang Tenggelam di Waduk Jatiluhur

PURWAKARTA, RAKA – Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap seorang pemuda asal Kabupaten Subang yang dilaporkan hilang tenggelam di perairan Waduk Jatiluhur, tepatnya di Kampung Pasirlaya, Desa Panyindangan, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta.

Korban diketahui bernama Riyanto (21), warga Dusun Karangmulya, Desa Blanakan, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang. Ia dilaporkan tenggelam saat berenang menyeberangi perairan waduk menuju sebuah keramba pada Kamis (16/7/2026) sore.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, korban berenang dari keramba milik Ko Apin menuju keramba milik Ko Asuy yang berjarak sekitar 100 meter untuk menemui rekannya, Muhamad Rizki.

Pada awalnya, Riyanto menggunakan potongan gabus sebagai alat bantu mengapung. Namun, ketika berada di tengah perairan, ia melepaskan gabus tersebut dan melanjutkan renang tanpa alat bantu.

Beberapa saat kemudian, korban terdengar berteriak meminta pertolongan.

Kasi Humas Polres Purwakarta, Iptu Tini Yutini, mengatakan rekan korban yang berada di keramba tujuan sempat mengira teriakan tersebut hanya gurauan sehingga tidak langsung memberikan bantuan.

“Tak lama kemudian korban berteriak meminta tolong. Saksi yang semula mengira korban hanya bergurau akhirnya panik dan langsung berenang untuk memberikan pertolongan. Namun saat saksi tiba di lokasi, korban sudah tenggelam dan tidak terlihat lagi,” ujar Tini, Sabtu (18/7/2026).

Menyadari korban benar-benar tenggelam, saksi segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas. Laporan diterima sekitar pukul 18.00 WIB, kemudian personel Polres Purwakarta bersama warga langsung melakukan pencarian awal di sekitar lokasi korban terakhir terlihat.

Selain melakukan pencarian, petugas juga meminta keterangan sejumlah saksi dan berkoordinasi dengan berbagai instansi, di antaranya Basarnas, BPBD, Satpolairud Polres Purwakarta, serta unsur Potensi SAR untuk mempercepat proses evakuasi.

Pencarian pada Kamis malam belum dapat dilakukan secara maksimal karena kondisi lokasi yang gelap dan minim penerangan. Operasi SAR kemudian dilanjutkan pada hari berikutnya dengan memperluas area penyisiran di sekitar titik korban diduga tenggelam.

Hingga kini, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian dengan melibatkan personel Basarnas, BPBD, Polres Purwakarta, relawan, dan unsur Potensi SAR lainnya. (yat)

Related Articles

Back to top button