
Radarkarawang.id– Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) perkuat literasi pesisir pada pelajar lewat mascot Rajo dan Mavi.
PHE ONWJ menyerahkan buku edukasi “Sahabat Pesisir” kepada 40 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Khoeriyah di Desa Sukajaya, Karawang, Jumat (28/11).
Buku yang disusun khusus oleh tim Communication, Relations, & CID PHE ONWJ ini memperkenalkan dua maskot pesisir yang ramah: Rajo, si kepiting yang cekatan, dan Mavi, pohon mangrove yang kokoh.
Kedua karakter ini merupakan representasi sinergi ekosistem yang harus dijaga, memberikan pesan bahwa daratan dan lautan harus saling menguatkan demi keberlanjutan.
Head of Communication, Relations & CID PHE ONWJ R. Ery Ridwan meyakini investasi terbaik perusahaan adalah pada SDM dan kelestarian alam.
Baca Juga: Penguatan Kader Posyandu Jatisari
“Program ‘Cinta Bumi Siaga Bencana’ ini, terutama melalui medium literasi ringan seperti buku ‘Sahabat Pesisir,’ adalah fondasi kecil namun krusial untuk membentuk karakter generasi penerus yang berwawasan lingkungan dan siaga bencana,” terangnya.
Menurut Ery, inisiatif ini bukan sekadar aktivitas seremonial, melainkan bagian integral dari upaya kolektif yang selaras dengan visi pemerintah untuk mewujudkan Indonesia yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan.
Ery juga menyoroti peran penting sinergi antara berbagai pihak dalam mencapai tujuan bersama. Menurutnya, kolaborasi dengan BPBD dan masyarakat setempat adalah kunci untuk mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin ke-13 tentang Penanganan Perubahan Iklim dan ke-14 mengenai Ekosistem Laut.
“Dengan buku ‘Sahabat Pesisir’ dan maskot Rajo dan Mavi, kami berusaha menanamkan pemahaman bahwa menjaga lingkungan itu menyenangkan dan heroik.”
“Melalui sentuhan inovasi edukasi ini, kami berharap para siswa tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga agen perubahan yang aktif melindungi kawasan pesisir, memahami peran vital mereka sebagai penjaga ekosistem,” imbuh Ery, menekankan bahwa literasi lingkungan adalah jembatan menuju aksi nyata.
Lebih lanjut, Ery menegaskan program ini cerminan komitmen perusahaan untuk tidak hanya beroperasi secara efisien dan kompeten dalam aspek hulu migas, tetapi juga bertanggung jawab secara holistik.
“Keberhasilan kami dalam aspek produksi migas harus diimbangi dengan upaya maksimal dalam aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) dan keberlanjutan.”
“Komitmen PHE ONWJ terhadap kelestarian ekosistem pesisir sudah terbukti melalui program unggulan seperti ‘Jam Pasir’ dan ‘Otak Jawara’, yang telah memberikan dampak signifikan, termasuk rehabilitasi mangrove dan transplantasi terumbu karang,” tutupnya.(asy)



