KARAWANG, RAKA – Arus balik libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW mulai mencapai puncaknya. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat sebanyak 37.964 pelanggan tiba di sejumlah stasiun wilayah Daop 1 Jakarta pada Selasa (25/8) hingga pukul 08.00 WIB.
Jumlah tersebut menjadi volume kedatangan tertinggi selama periode libur panjang 21–25 Agustus 2026. Pada hari yang sama, sebanyak 24.530 pelanggan tercatat berangkat menggunakan kereta api jarak jauh dari wilayah Daop 1 Jakarta. Dengan demikian, total terdapat sedikitnya 62.494 pelanggan yang melakukan perjalanan berangkat maupun tiba di wilayah Daop 1 Jakarta pada Selasa (25/8).
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan tingginya volume kedatangan menunjukkan pola mobilitas masyarakat mulai bergeser. Jika pada awal libur panjang perjalanan didominasi keberangkatan dari Jakarta, kini pergerakan lebih banyak berasal dari masyarakat yang kembali ke Jakarta dan wilayah sekitarnya.
“Pada Selasa, 25 Agustus 2026, volume kedatangan mencapai 37.964 pelanggan dan menjadi yang tertinggi selama periode libur panjang Maulid Nabi. Pola perjalanan telah bergeser dari sebelumnya didominasi keberangkatan menjadi arus pelanggan yang kembali ke Jakarta dan sekitarnya,”katanya, Selasa (25/8).
Stasiun Gambir menjadi titik kedatangan dengan volume tertinggi, yakni 13.356 pelanggan. Disusul Stasiun Pasar Senen sebanyak 12.936 pelanggan, Bekasi 4.964 pelanggan, Jatinegara 3.985 pelanggan, Cikarang 1.375 pelanggan, Karawang 702 pelanggan, dan Cikampek 646 pelanggan.
Peningkatan volume kedatangan sebenarnya sudah terlihat sejak Senin (24/8), ketika KAI Daop 1 Jakarta mencatat 32.005 pelanggan tiba di wilayah tersebut. Angka itu kemudian meningkat menjadi 37.964 pelanggan pada Selasa.
Sementara itu, puncak keberangkatan selama periode libur panjang terjadi pada Sabtu (22/8), dengan 38.842 pelanggan. Sehari sebelumnya, Jumat (21/8), jumlah keberangkatan juga tinggi, yakni mencapai 38.425 pelanggan.
“Data tersebut menunjukkan pola mobilitas yang cukup jelas. Pada awal periode libur panjang terjadi peningkatan keberangkatan dari Jakarta, kemudian menjelang berakhirnya masa libur, volume kedatangan meningkat seiring masyarakat kembali untuk melanjutkan aktivitas,” kata Franoto.
Selama periode libur panjang tersebut, KAI Daop 1 Jakarta menyediakan 196.870 tempat duduk KA jarak jauh dengan tingkat okupansi sementara sekitar 78 persen. Sejumlah daerah yang menjadi tujuan favorit pelanggan di antaranya Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Purwokerto, Bandung, dan Jember.
Secara akumulatif, selama 21–25 Agustus 2026 tercatat 310.029 pergerakan pelanggan KA jarak jauh di wilayah Daop 1 Jakarta. Jumlah itu terdiri dari 155.646 pelanggan berangkat dan 154.383 pelanggan tiba.
Stasiun Pasar Senen mencatat pergerakan tertinggi dengan 111.537 pelanggan, terdiri dari 58.449 pelanggan berangkat dan 53.088 pelanggan tiba.
Berikutnya Stasiun Gambir dengan 105.152 pergerakan, terdiri dari 53.779 pelanggan berangkat dan 51.373 pelanggan tiba. Pergerakan juga tercatat di Stasiun Bekasi sebanyak 41.069 pelanggan, Jatinegara 28.666 pelanggan, Cikarang 12.380 pelanggan, Karawang 5.701 pelanggan, serta Cikampek sebanyak 5.524 pelanggan.
Franoto mengatakan tingginya angka tersebut menunjukkan kereta api masih menjadi salah satu moda transportasi yang banyak digunakan masyarakat selama momentum libur panjang.
“Selama lima hari periode libur panjang Maulid Nabi, lebih dari 310 ribu pergerakan pelanggan KA Jarak Jauh tercatat di wilayah Daop 1 Jakarta. Pergerakan tersebut tidak hanya terkonsentrasi di Stasiun Gambir dan Pasar Senen, tetapi juga tersebar di sejumlah stasiun lainnya seperti Bekasi, Jatinegara, Cikarang, Karawang, dan Cikampek,” ujarnya.
Tingginya mobilitas masyarakat juga terlihat pada layanan kereta api lokal. Untuk KA Pangrango, KAI menyediakan 18.400 tempat duduk selama periode 21–25 Agustus 2026. Hingga periode tersebut, pemesanan tercatat mencapai 18.163 tiket. Khusus pada Selasa (25/8), KA Pangrango melayani 3.374 pelanggan dengan tingkat okupansi mencapai 91 persen.
Sementara KA Siliwangi menyediakan 9.540 tempat duduk selama periode yang sama dengan jumlah pemesanan sebanyak 5.646 tiket. Pada Selasa, sebanyak 1.021 pelanggan menggunakan KA Siliwangi dengan tingkat okupansi sekitar 53 persen. Menurut Franoto, tingginya penggunaan KA Pangrango menunjukkan kereta api masih menjadi pilihan masyarakat untuk melakukan perjalanan menuju kawasan Bogor, Sukabumi dan sekitarnya.
“KAI memastikan pelayanan, kesiapan sarana dan prasarana, serta aspek keselamatan perjalanan tetap menjadi perhatian utama hingga berakhirnya periode libur panjang ini,” katanya.
Selama 21–25 Agustus 2026, KAI Daop 1 Jakarta mencatat 47.543 pergerakan pelanggan KA lokal. Rinciannya, sebanyak 23.809 pelanggan berangkat dan 23.734 pelanggan tiba. Stasiun Sukabumi menjadi stasiun dengan pergerakan KA lokal tertinggi, yakni 22.504 pelanggan, terdiri dari 11.398 pelanggan berangkat dan 11.106 pelanggan tiba. Kemudian Stasiun Bogor Paledang mencatat 17.025 pergerakan, terdiri dari 8.434 pelanggan berangkat dan 8.591 pelanggan tiba.
KAI Daop 1 Jakarta mengimbau masyarakat yang masih melakukan perjalanan agar memperhitungkan waktu tempuh menuju stasiun, memastikan identitas sesuai dengan data pada tiket, serta membawa barang bawaan secukupnya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan selama libur panjang Maulid Nabi menggunakan kereta api. KAI akan terus menjaga keselamatan, keamanan, kenyamanan, serta kelancaran perjalanan pelanggan,” tutupnya. (zal)



