Jannah Theme License is not validated, Go to the theme options page to validate the license, You need a single license for each domain name.
Purwakarta
Trending

Waduk Jatiluhur Surut, Warga Panen Rumput Pakan Ternak

PURWAKARTA, RAKA – Surutnya air Waduk Jatiluhur akibat kemarau panjang membuat kawasan Tanggul Ubrug, Kabupaten Purwakarta, mengalami perubahan kondisi. Area yang biasanya terendam air kini mengering dan dimanfaatkan warga untuk berbagai aktivitas, mulai dari mencari rumput untuk pakan ternak hingga bersantai menikmati suasana sore bersama keluarga.

Berdasarkan pantauan di kawasan Tanggul Ubrug, hamparan tanah yang sebelumnya tertutup air waduk kini terlihat terbuka. Warga pun bisa menjangkau area yang biasanya sulit didatangi saat permukaan air masih tinggi.

Kondisi tersebut membawa berkah tersendiri bagi Salim, warga yang memanfaatkan lahan kering di sekitar waduk untuk mencari rumput bagi domba peliharaannya.

“Ya, Alhamdulillah bisa dimanfaatkan buat pakan domba,” kata Salim, Kamis (15/10/2026).

Ia mengaku biasanya mengumpulkan dua karung rumput setiap hari. Jumlah tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan pakan 12 ekor domba yang dipeliharanya di rumah.

“Sehari biasanya ngambil dua karung, cukup buat 12 domba di rumah,” ujarnya.

Menurut Salim, surutnya air waduk sudah berlangsung selama beberapa bulan. Namun, kondisi air terus menyusut hingga area yang kini bisa dijangkau warga semakin luas.

“Ini sudah beberapa bulan, tapi kemarin mah enggak sampai sini. Cuma makin lama makin ke sini,” tuturnya.

Selain dimanfaatkan untuk mencari rumput, kawasan waduk yang mengering juga menjadi tempat warga menghabiskan waktu pada sore hari. Tania, salah seorang warga yang datang ke lokasi, mengaku penasaran melihat kondisi Waduk Jatiluhur yang surut hingga memungkinkan pengunjung berjalan lebih jauh ke area yang biasanya terendam.

“Penasaran aja makanya ke sini, enggak nyangka bisa ke tengah waduk,” kata Tania.

Ia memanfaatkan suasana sore untuk bersantai bersama keluarga di kawasan tersebut. Menurutnya, kondisi waduk yang mengering tidak terlepas dari kemarau panjang yang melanda wilayah tersebut.

“Karena kemarau panjang sih, jadi kering,” ujarnya.

Surutnya Waduk Jatiluhur di kawasan Tanggul Ubrug memperlihatkan dampak musim kemarau terhadap kondisi perairan. Di satu sisi, terbukanya lahan memberikan kemudahan bagi warga untuk mencari rumput pakan ternak dan menikmati suasana waduk. Namun, perubahan kondisi tersebut juga menjadi pengingat pentingnya menjaga ketersediaan air, terutama ketika musim kemarau berlangsung dalam waktu panjang. (yat)

Related Articles

Back to top button