Purwakarta
Trending

Sanksi Unik! Om Zein Wajib Bangun 10 Rumah Janda Muda

PURWAKARTA, RAKA – Polemik lagu “Lalaki Langit, Lalanang Bejad” yang diunggah Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau Om Zein berbuntut panjang. Setelah menuai kritik dari berbagai kalangan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjatuhkan sanksi sosial kepada orang nomor satu di Purwakarta tersebut.

Sanksi yang diberikan bukan berupa hukuman administratif, melainkan kewajiban membangun dan merenovasi 10 rumah milik janda muda di Kabupaten Purwakarta menggunakan uang pribadi. Selain itu, Om Zein juga diminta membantu pendidikan anak-anak dari para penerima manfaat sebagai bentuk penghormatan terhadap perempuan.

Keputusan itu disampaikan Dedi Mulyadi setelah memanggil Om Zein untuk meminta klarifikasi terkait lagu ciptaannya yang viral di media sosial dan dinilai sebagian pihak mengandung lirik yang merendahkan perempuan.

“Kalau saya bolehlah memberikan sanksi sosial, sanksinya adalah Bapak Bupati merenovasi 10 rumah untuk janda muda di Purwakarta tanpa menggunakan APBD, itu artinya harus menggunakan uang pribadi. Sekaligus membantu pendidikan anak-anak mereka, bagian dari memuliakan perempuan,” kata Dedi Mulyadi.

Dedi menegaskan, seorang kepala daerah harus bertanggung jawab atas setiap ucapan maupun karya yang dipublikasikan kepada masyarakat. Menurutnya, permintaan maaf saja belum cukup jika tidak diikuti dengan tindakan nyata yang memberi manfaat bagi publik.

Dalam pertemuan tersebut, Om Zein menjelaskan bahwa lagu “Lalaki Langit, Lalanang Bejad” diciptakannya pada 2020 dan diunggah ke media sosial pada Januari 2026. Ia mengaku lagu tersebut merupakan refleksi perjalanan hidupnya di masa lalu, bukan ditujukan untuk merendahkan perempuan.

“Saya tidak memiliki niat sedikit pun untuk menyinggung ataupun merendahkan harkat martabat perempuan,” ujar Om Zein.

Di hadapan Dedi Mulyadi, Om Zein juga mengungkapkan perjalanan hidupnya sebelum terjun ke dunia politik. Ia mengaku pernah menjalani kehidupan yang penuh kesalahan, termasuk pernah memiliki tiga istri.

Menurut Om Zein, hidupnya mulai berubah setelah mendapat arahan dan kepercayaan dari Dedi Mulyadi untuk maju dalam Pilkada Purwakarta. Sejak saat itu, ia berkomitmen memperbaiki diri dan mengabdikan diri kepada masyarakat.

Meski menerima penjelasan tersebut, Dedi tetap meminta Om Zein membuktikan komitmennya melalui aksi sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya perempuan yang membutuhkan.

Om Zein pun menyatakan kesiapannya menjalankan sanksi sosial tersebut. Ia memastikan pembangunan dan renovasi rumah akan menggunakan dana pribadi tanpa melibatkan anggaran pemerintah daerah.

Polemik lagu tersebut sebelumnya sempat memicu kritik dari sejumlah organisasi masyarakat dan warganet. Lirik lagu dinilai mengandung narasi yang tidak pantas sehingga memunculkan desakan agar Om Zein memberikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf kepada publik. (yat)

Related Articles

Back to top button