
PURWAKARTA, RAKA – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, berakhir tragis. Seorang terduga pelaku tewas setelah diamuk massa, sementara satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri.
Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Bojong, Desa Galumpit, Kecamatan Tegalwaru, Sabtu (30/5) sekitar pukul 06.00 WIB.
Korban yang meninggal dunia diketahui berinisial AJ (27), warga Desa Citeko, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, dua pria diduga melakukan pencurian satu unit sepeda motor Honda Beat berpelat nomor T-6448-CT milik warga yang terparkir di luar rumah. Aksi keduanya dipergoki warga sehingga mereka berusaha melarikan diri menggunakan kendaraan hasil curian.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian melakukan pengejaran. Dalam pelariannya, salah seorang terduga pelaku terjatuh di Kampung Batutumpang, Desa Tegalsari, Kecamatan Tegalwaru.
Kepala Desa Tegalsari, Iip Sarifudin, mengatakan warga awalnya tidak mengetahui pria yang terjatuh tersebut merupakan pelaku pencurian.
“Awalnya warga mengira korban kecelakaan. Bahkan sempat ditolong dan diberi minum,” kata Iip, Senin (30/5).
Situasi berubah ketika warga yang mengejar dari lokasi awal datang dan meneriaki pria tersebut sebagai pelaku pencurian sepeda motor.
“Pemilik motor dan warga yang mengejar datang sambil berteriak bahwa itu pencuri. Spontan masyarakat emosi dan situasi menjadi tidak terkendali,” ujarnya.
Menurut Iip, terduga pelaku sempat berusaha melarikan diri kembali. Namun saat berlari, ia dikabarkan terjatuh ke dalam septic tank sebelum akhirnya diamankan warga.
Kemarahan warga diduga dipicu maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor yang kerap terjadi di wilayah tersebut.
“Kasus curanmor di sini memang sering terjadi. Ada yang kehilangan motor saat mencari rumput maupun saat bekerja di sawah. Mungkin karena sering terjadi, ketika ada pelaku yang tertangkap, emosi warga langsung meledak,” katanya.
Kapolsek Plered AKP Ali mengatakan pihaknya menerima laporan dugaan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor sekitar pukul 06.00 WIB.
Saat petugas tiba di lokasi, satu orang yang diduga sebagai pelaku curanmor ditemukan dalam kondisi tidak bergerak dan langsung dibawa ke RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk menjalani pemeriksaan.
“Personel mendatangi lokasi dan menemukan satu orang yang diduga pelaku curanmor dalam kondisi tidak bergerak. Selanjutnya dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan,” ujar Ali.
Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga dua pelaku berboncengan saat menjalankan aksinya. Setelah berhasil membawa sepeda motor milik korban, keduanya dikejar warga hingga salah seorang pelaku terjatuh dan menjadi sasaran amukan massa.
Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit telepon genggam milik terduga pelaku, satu unit sepeda motor Honda Beat milik korban, satu kunci T, dua anak kunci T, serta sebuah kunci motor yang diduga digunakan dalam aksi pencurian.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan memburu satu terduga pelaku lainnya yang berhasil melarikan diri. (yat)



