Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain litespeed-cache dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/rada4514/public_html/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain litespeed-cache dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/rada4514/public_html/wp-includes/functions.php on line 6121
Menunggu Buka Puasa di Proyek PLTGU - Radar Karawang
Uncategorized

Menunggu Buka Puasa di Proyek PLTGU

CILAMAYA WETAN, RAKA – Ngabuburit atau menunggu waktu berbuka merupakan kebiasaan setiap bulan Ramadan. Cara dan tempat masyarakat untuk ngabuburit biasanya lebih memilih tempat yang asyik dan asri. Di Cilamaya Wetan, masyarakat memilih tempat mega proyek PLTGU Jawa-1 dibangun sebagai tempat ngabuburit. Pasalnya, disana mereka bisa melihat berbagai aktivitas yang dilakukan oleh para pekerja.

Seorang warga, Nurhasan mengatakan, masyarakat Cilamaya menjadikan kompleks Pertagas Distrik Cilamaya sebagai tempat favorit untuk menunggu waktu berbuka puasa. Pasalnya, di tempat tersebut terdapat banyak wahana permainan untuk bermain anak. Mulai dari istana balon, melukis di atas kanvas, berkuda hingga beragam kuliner khas bulan Ramadan. Apalagi, saat ini sedang dibangun mega proyek PLTGU Jawa-1 dengan beragam aktivitasnya yang mencuri perhatian. Selain menikmati kuliner dan bermain, masyarakat Cilamaya nampak asyik menyaksikan proses konstruksi PLTGU berkapasitas 1760 Mega Watt tersebut.

Sekitar pukul 16.00 waktu setempat, ratusan masyarakat mulai berbondong-bondong mendatangi kompleks milik Pertamina itu. Walhasil, jalan sepanjang satu kilometer itu dipadati ratusan kendaraan. Ditambah dengan adanya berbagai wahana permainan dan lapak-lapak pedagang kuliner khas Ramadan. “Entah siapa yang memulai kebiasaan ngabuburit di sana. Yang jelas, itu sudah jadi tradisi, dari belasan tahun yang lalu,” ungkapnya.

Warga lainnya, Sandi Alamsyah mengatakan, ngabuburit di kompleks Pertagas Cilamaya yang sekarang dibangun PLTGU Jawa-1, menjadi destinasi pilihan utama bagi dia dan keluarga untuk menghabiskan waktu berpuasa. Kata Sandi, selain berburu kuliner, dia bersama anaknya sengaja datang ke sana untuk menyaksikan proses konstruksi PLTGU Jawa-1 dengan berbagai alat-alat raksasanya. “Tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Soalnya ada PLTGU, jadi tempat ini seperti tambah ramai,” katanya.

Selain menyaksikan proses pembangunan PLTGU. Banyaknya wahana permainan membuat warga Cilamaya betah berlama-lama di kompleks Pertagas. Seperti dikatakan Reni Agustin, warga Desa Mekarmaya, yang mengaku senang ngabuburit di kompleks Pertagas Cilamaya. Pasalnya, di sana anak-anaknya bisa menyakiskan proses pembangunan PLTGU sambil berkuda. “Anak-anak selalu senang saat bermain disini. Apalagi saat keliling proyek PLTGU sambil berkuda,” ujarnya. (rok)

Related Articles

Back to top button