Bus Terbakar di Tol Japek KM 55, Begini Kondisi Penumpang dan Dugaan Penyebabnya

Radarkarawang.id- Suasana panik dan menegangkan saat sebuah bus terbakar di Tol Japek KM 55, begini kondisi penumpang dan dugaan penyebabnya.
Bus pengangkut penumpang terbakar di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) KM 55 arah Cikampek, tepatnya di wilayah Desa Anggadita, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Selasa (2/6) dini hari
Kebakaran terjadi sekitar pukul 03.40 WIB. Petugas damkar Karawang tiba pukul 04.05 WIB dan menyelesaikan pemadaman sekitar pukul 04.35 WIB.
Kepala Bidang Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Karawang Encep mengatakan, pihaknya menerima laporan dari petugas Jasa Marga Tol Jakarta-Cikampek.
Baca Juga: Aksi Curanmor Berakhir Tragis, Pemuda Asal Plered Tewas Diamuk Massa di Tegalwaru Purwakarta
Sebuah bus penumpang dengan nomor polisi F 7558 FL terbakar di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) KM 55 arah Cikampek.
”Setelah menerima laporan pada pukul 03.40 WIB, tim dari Mako Pusat langsung berangkat menuju lokasi kejadian di KM 55B arah Cikampek. Petugas tiba sekitar pukul 04.05 WIB dan berhasil memadamkan api pada pukul 04.35 WIB,”katanya, Selasa (2/6).
Menurut Encep, berdasarkan hasil penanganan di lapangan, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari gangguan atau kerusakan pada mesin kendaraan tersebut.
”Dugaan sumber api berasal dari trouble mesin bus. Namun mengenai penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” terang Encep.
Encep memastikan, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Seluruh penumpang dan awak bus berhasil menyelamatkan diri.
”Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa, korban luka ringan maupun luka berat. Fokus kami adalah melakukan pemadaman agar api tidak merembet dan mengganggu arus lalu lintas di sekitar lokasi,” ungkapnya.
Untuk menangani kejadian tersebut, sambungnya, Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Karawang menerjunkan satu unit kendaraan operasional dari Mako Pusat.
Tim ini melibatkan satu regu yang terdiri dari tiga personel untuk melakukan proses pemadaman dan evakuasi penumpang serta awak bus.
”Setelah proses pemadaman selesai, kondisi bus mengalami kerusakan berat akibat terbakar. Sementara arus lalu lintas di sekitar lokasi tetap dapat dilalui dengan pengaturan dari petugas terkait,”tutupnya. (zal)



