KARAWANG, RAKA- Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) menggelar Bazar Motekar Preneur 2026 dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393.
Bazar tersebut menjadi ajang promosi sekaligus pemasaran produk lokal dengan melibatkan ratusan pelaku usaha dari berbagai sektor. Disperindagkop UKM Karawang menargetkan omzet transaksi selama kegiatan mencapai Rp 1 miliar.
Kepala Disperindagkop UKM Karawang, Dindin Rachmadhymengatakan, nama Motekar Preneur diambil dari semangat Hari Jadi Karawang ke-393. Istilah tersebut sekaligus menggambarkan semangat masyarakat Karawang untuk terus maju, tangguh, kreatif dan inovatif.
“Preneur ini merepresentasikan semangat kewirausahaan, inovasi, kreativitas, keberanian mengambil peluang, serta kemampuan menciptakan ekonomi,” katanya, Senin (6/9).
Sementara angka 393 menjadi identitas kegiatan yang juga merepresentasikan produk-produk unggulan yang dimiliki Kabupaten Karawang. Dalam pelaksanaannya, Bazar Motekar Preneur 2026 menyediakan 30 stan industri, 93 stan UKM dan menampilkan 393 produk unggulan Karawang.
Dindin menyebut terdapat 230 tenant dari sektor UKM yang berpartisipasi. Selain itu, terdapat dua tenant pertanian, 12 tenant industri dari 30 pelaku industri yang diundang, lima tenant perdagangan serta satu tenant dari sektor lainnya. “Dari 230 tenant UKM tersebut, ada empat BUMDes yang ikut hadir pada kegiatan saat ini,” ujarnya.
Menurut Dindin, pelaksanaan bazar tahun ini dilakukan dengan persiapan yang relatif singkat. Karena itu, pihaknya berencana melakukan persiapan lebih awal pada pelaksanaan tahun berikutnya agar keterlibatan dunia industri dan pelaku usaha dapat lebih maksimal.
“Mungkin tadi kami juga sudah berbicara dengan Pak Ketua APINDO, karena ini terlalu mendadak. Mungkin tahun depan kita mulai di akhir Agustus sehingga persiapannya lebih matang,” katanya.
Selain menghadirkan produk UMKM dan industri, kegiatan tersebut juga diisi berbagai layanan masyarakat. Di antaranya pemeriksaan kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan serta vaksinasi hewan yang difasilitasi Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan.
Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengatakan kegiatan bazar UMKM yang digelar Disperindagkop UKM menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk memasarkan produknya. Menurutnya, pelaksanaan Bazar Motekar juga melibatkan kolaborasi dengan sejumlah perusahaan dan pelaku usaha yang berada di kawasan industri Karawang.
“Ini UMKM Motekar, insyaallah tentunya tadi Pak Kadis bicara bahwa ini ada kolaborasi dengan teman-teman perusahaan. Tadi ada dari Meiji, termasuk juga dari pelaku usaha yang ada di kawasan industri,” terangnya.
Aep berharap setiap perayaan Hari Jadi Kabupaten Karawang dapat menghadirkan kegiatan yang berbeda dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM. “Harapan mudah-mudahan setiap ulang tahun Karawang ini tentunya harus berbeda-beda,” ujarnya.
Ia pun mengajak masyarakat untuk datang langsung ke lokasi bazar, melihat berbagai produk yang ditawarkan sekaligus membandingkan harga.
“Saya ucapkan terima kasih. Sok masyarakat, mangga datang ke sini, lihat dan tentunya nanti bisa dibandingkan harganya,” kata Aep.
Aep juga mengapresiasi keterlibatan jaringan ritel dalam kegiatan tersebut. Salah satunya Indomaret yang turut hadir dan memberikan penawaran harga kepada masyarakat.
“Termasuk tadi saya ucapkan terima kasih Indomaret. Alhamdulillah Indomaret juga hadir di situ, memberikan harganya juga yang terbaik,”tutupnya. (zal)



