Radarkarawang.id– Sudah dua bulan, kasus pembunuhan anggota Viking Batujaya belum terungkap juga. Viking Batujaya minta aparat kepolisian segera tangkap pelaku.
Viking Batujaya memperingati hari ulang tahun ke-16 dengan menyuarakan keadilan bagi almarhum Dion di Lapangan GM, Karawang, Sabtu (17/10) malam.
Kegiatan pada 17 Oktober 2026 tersebut berlangsung di Desa Karyamakmur, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, sekaligus menjadi momentum terjalinnya solidaritas kemanusiaan.
Seluruh anggota Viking Batujaya menyuarakan desakan agar aparat mengungkap kasus kematian Dion secara transparan dan segera menangkap pelaku yang terlibat.
Mantan Ketua Viking Batujaya Sandi Juliansyah mengatakan, sejak Dion meninggal pada 24 Agustus 2026, keluarga dan pendukungnya masih menantikan kejelasan penanganan perkara serta pengungkapan fakta sebenarnya.
“Viking Batujaya berharap aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut agar keluarga almarhum memperoleh kepastian hukum dan keadilan,” kata Sandi.
Sementara terkait kegiatan perayaan HUT ke-16, Viking Batujaya turut menghadirkan sejumlah penampil musik, termasuk DT09, Standing Terrace, dan Jayalah Persibku.
Sejumlah band lokal Batujaya memeriahkan acara, antara lain Hipotesa, Story in the Dormitory, Slot on 7 Band, dan Jari Band.
“Kehadiran musisi lokal menambah semarak perayaan sekaligus membuka ruang bagi mereka untuk menunjukkan karya dan mempererat kebersamaan masyarakat,” tambah Sandi.
Panitia acara ini juga mengusung konsep kepedulian sosial dengan menetapkan tiket masuk berupa satu liter beras atau alat tulis sekolah.
Donasi tersebut mengajak anggota dan pengunjung berbagi kepada sesama sekaligus menjadikan perayaan hari jadi organisasi lebih bermakna untuk masyarakat luas.
Bagi Viking Batujaya, solidaritas tidak hanya tumbuh di tribun, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama dan perjuangan menuntut keadilan. (bhr)



