Rumah Rusminah Keburu Ambruk

BERSIHKAN PUING: Rusminah dibantu cucunya membersihkan puing rumahnya yang ambruk. Rumah Rusminah sudah tidak layak huni tapi tetap digunakan karena tak punya biaya untuk renovasi.

Ngantre Bantuan Rutilahu Terlalu Lama

RENGASDENGKLOK, RAKA – Rumah warga Dusun Warudoyong Utara RT 036 RW 008, Desa Rengasdengklok Selatan ambruk, diduga akibat diguyur hujan dan kondisi bangunan rumah yang sudah rapuh.

Sebelumnya rumah tua itu sudah diajukan untuk mendapat program rumah layak huni beberapa tahun lalu, hanya saja saat ini belum juga terealisasi, sampai akhirnya roboh. Beruntung kejadian tersebut tidak memakan korban jiwa.

Bangunan rumah yang berukuran sekitar 4×6 meter milik seorang janda tua, Ruminah (75) roboh sekitar pukul 03:00 WIB. Kata Itoh (22), cucu Ruminah, saat itu cuacanya sedang hujan dan tiba-tiba sebagian bangunan rumah ambruk. “Waktu itu yang tidur di rumah ini saya sama nenek. Alhamdulillah tidak ada yang luka, soalnya kita tidur di belakang yang robohnya,” jelasnya, kepada Radar Karawang, Selasa (7/1).

Rumah kecil dan rapuh itu sudah lama tidak diperbaiki, karena tidak memiliki biaya. Padahal kondisinya sangat memperhatikan, disamping banyak genteng bocor, juga terdapat bilik yang sudah bolong, sehingga tidak sedikit binatang yang masuk ke dalam rumah seperti tikus dan kucing. “Kalau hujan sering bocor, kadang kalau hujannya deras, air dari luar masuk ke dalam rumah,” kata Itoh.

Ruminah (75) mengatakan, sejak tahun 1990an dia sudah tinggal di rumah ini. Beruntung saat rumahnya roboh Senin (6/1) kemarin dia tidak tertimpa reruntuhan bangunan. Biasanya, Ruminah tidur di ruangan depan yang sekarang ambruk. “Malamnya saya punya firasat, gak biasanya saya tidur dibelakang,” katanya.

Pasca rumahnya roboh, sementara ini Ruminah dan cucunya tinggal di rumah warga sekitar. Ruminah berharap ada bantuan untuk memperbaiki rumahnya. Ditambah, saat ini dia memiliki utang ke bank keliling. “Kalau saya cuma tukang urut dan penghasilannya juga tidak seberapa,” katanya.
Darim, kepala Desa Rengasdengklok Selatan mengatakan, sejak tahun 2016 rumah milik Ruminah sudah diajukan sebagai penerima manfaat rutilahu, tapi memang sampai sekarang belum terealisasi, karena menunggu giliran. “Dua tahun yang lalu juga sudah diajukan, tapi kan setiap desa bukan satu aja (rumah tidak layak huni) yang diajukan, setiap tahun ada saja yang diajukan empat atau lima,” pungkasnya. (mra)

Recommended For You

About the Author: Mang Raka

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *