CIKAMPEK, RAKA- Fasilitas pelayanan di Stasiun Cikampek, Kabupaten Karawang, kini semakin ditingkatkan. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta telah melengkapi stasiun tersebut dengan dua peron tinggi yang ditujukan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pelanggan saat naik maupun turun dari kereta api.
Dua peron tinggi tersebut berada di Peron 2 dan Peron 5, sementara pada jalur VI dan VII tersedia peron sedang. Keberadaan peron tinggi membuat jarak antara lantai kereta dan peron menjadi lebih rendah sehingga proses naik turun penumpang dapat berlangsung lebih mudah dan aman.
Selain pembangunan peron tinggi, KAI Daop 1 Jakarta juga melakukan peningkatan sejumlah fasilitas lainnya di Stasiun Cikampek. Di antaranya penambahan overcapping serta renovasi ruang VIP.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo mengatakan, peningkatan fasilitas tersebut merupakan bagian dari upaya KAI menyesuaikan pelayanan dengan kebutuhan masyarakat yang menggunakan kereta api.
“Peron tinggi memberikan kemudahan bagi pelanggan ketika naik dan turun dari kereta api. Peningkatan fasilitas ini merupakan bagian dari upaya KAI Daop 1 Jakarta untuk menghadirkan pelayanan yang semakin aman, nyaman, dan tertib, seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang menggunakan kereta api dari dan menuju Stasiun Cikampek,”katanya, Jumat (7/8).
Peningkatan fasilitas tersebut dinilai semakin penting karena jumlah pengguna jasa kereta api di Stasiun Cikampek terus mengalami pertumbuhan. Sepanjang Januari hingga Juli 2026, tercatat sebanyak 114.337 pelanggan berangkat dari Stasiun Cikampek. Jumlah tersebut meningkat sekitar 6,1 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 107.739 pelanggan.
Pada Januari 2026 tercatat 15.579 pelanggan berangkat dari Stasiun Cikampek. Jumlah tersebut kemudian mencapai 12.210 pelanggan pada Februari, 26.261 pelanggan pada Maret, 13.626 pelanggan pada April, 15.205 pelanggan pada Mei, 15.936 pelanggan pada Juni, dan 15.520 pelanggan pada Juli.
Menurut Franoto, peningkatan jumlah pelanggan harus dibarengi dengan kesiapan fasilitas pelayanan dan aspek keselamatan.
“Peningkatan jumlah pelanggan perlu diimbangi dengan kesiapan fasilitas dan pelayanan yang memadai. KAI akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan fasilitas dengan memperhatikan aspek keselamatan, kebutuhan pelanggan, serta kondisi operasional di setiap stasiun,”terangnya.
Stasiun Cikampek sendiri memiliki posisi strategis dalam jaringan perkeretaapian nasional. Stasiun tersebut menjadi salah satu titik penting perjalanan kereta api dari arah Jakarta menuju Bandung maupun menuju Cirebon dan sejumlah wilayah lain di jalur utara Pulau Jawa.
Saat ini terdapat 27 perjalanan kereta api yang melayani Stasiun Cikampek, di antaranya KA Jayabaya relasi Malang–Pasar Senen, KA Harina relasi Surabaya Pasar Turi–Bandung, KA Gunungjati relasi Cirebon–Gambir, KA Cakrabuana relasi Cirebon–Gambir, KA Parahyangan relasi Bandung–Gambir, KA Singasari relasi Blitar–Pasar Senen, KA Ciremai relasi Semarang Tawang–Bandung, KA Jayakarta relasi Surabaya Gubeng–Pasar Senen, KA Airlangga relasi Surabaya Pasar Turi–Pasar Senen, KA Serayu relasi Purwokerto–Pasar Senen, KA Cikuray relasi Garut–Pasar Senen, hingga KA Gajayana Tambahan relasi Malang–Gambir.
Dengan posisi tersebut, Stasiun Cikampek menjadi salah satu simpul transportasi penting di Kabupaten Karawang yang mendukung mobilitas masyarakat dan konektivitas antardaerah. Di sisi lain, KAI Daop 1 Jakarta juga menyatakan dukungannya terhadap rencana Pemerintah Kabupaten Karawang dalam melakukan penataan kawasan perkotaan Cikampek, khususnya di sekitar lingkungan Stasiun Cikampek.
Franoto mengatakan, sinergi antara KAI dan pemerintah daerah diperlukan agar kawasan sekitar stasiun dapat semakin tertata dan mampu menunjang aktivitas masyarakat.
“KAI menyambut baik rencana Pemerintah Kabupaten Karawang dalam melakukan penataan kawasan perkotaan Cikampek. Kami berharap kolaborasi tersebut dapat menciptakan lingkungan di sekitar stasiun yang semakin tertib, bersih, indah, dan nyaman bagi masyarakat,”tutupnya. (zal)



