Radarkarawang.id- Bermain imbang lawan Maroko, Brasil jaga rekor 92 tahun tak terkalahkan di laga pembuka Piala Dunia. Muka Ancelotti terselamatkan.
Di laga awal grup C Piala Dunia 2026, Minggu (14/6) pagi WIB, Brasil mendapat perlawanan sengit dari Maroko. Bahkan, gol Alisson kebobolan terlebih dahulu.
Pada menit ke-21 pemain Maroko Ismail Saibari berhasil menjebol gawang Brasil. Beruntung aksi Vinicius Jr, sukses membalas pada menit ke-33.
Sampai laga berakhir, skor 1-1 tidak berubah. Hasil ini, membuat rekor Brasil tak terkalahkan di laga pembuka Piala Dunia terjaga.
Tim berjuluk Selecao ini kini tidak pernah kalah dalam pertandingan pembuka sejak takluk dari Spanyol pada Piala Dunia 1934, atau 92 tahun silam.
Rekor ini juga sekaligus menyelamatkan muka pelatih Brasil Carlo Ancelotti yang nyaris kalah. Dengan sederet prestasinya, Ancelotti memiliki target juara.
Meski mampu mencetak gol sekaligus menyelamatkan Brasil dari kekalahan, Vinicius Jr mengaku kecewa dengan hasil pertandingan awal melawan Maroko ini.
Menurut Vinicius Jr, Brasil memulai laga dengan buruk sehingga Maroko mampu menjebol gawang terlebih dahulu. Ini menjadi bahan evaluasi tim.
“Kami memulai pertandingan dengan sangat buruk. Kami harus lebih mampu menguasai bola dan bergerak lebih baik,” ujar Vinicius setelah pertandingan.
Dengan hasil imbang ini, Brasil menduduki peringat 3 dengan raihan poin 1, sama dengan Maroko yang berada di peringkat 2.
Sementara Skotlandia puncaki klasemen grup C dengan raihan 3 poin. Saat berita ini ditulis Skotlandia sedang unggul atas Haiti 1-0.
Jika ingin meraih gelar Piala Dunia keenam, Brasil harus berbenah. Di laga kedua pada Sabtu (20/6) Brasil akan melawan Haiti.
Di atas kertas, Brasil unggul atas Haiti. Namun, dalam pertandingan sepakbola, apalagi di pentas sekelas Piala Dunia, selalu hadirkan kejutan.(rk/bs)



