HEADLINE
Trending

Isu LKS Berbayar Karawang: SMPN 1 Karawang Barat Membantah

KARAWANG, RAKA – Belum lama setelah Pemerintah Kabupaten Karawang meluncurkan program Lembar Kerja Siswa (LKS) gratis bagi siswa SD dan SMP negeri, beredar dugaan di media sosial yang menyebut SMPN 1 Karawang Barat mengarahkan siswanya membeli LKS di salah satu toko dengan nilai mencapai ratusan ribu rupiah.‎

‎Isu tersebut menjadi sorotan karena program LKS gratis yang mulai diterapkan pada tahun ajaran 2026/2027 itu bertujuan meringankan beban biaya pendidikan yang selama ini ditanggung orang tua siswa.

‎Menanggapi kabar tersebut, Kepala SMPN 1 Karawang Barat Devi Deliani, membantah adanya arahan dari pihak sekolah kepada siswa maupun orang tua untuk membeli LKS di toko tertentu. ‎

“Kami tidak pernah mengarahkan atau memerintah siswa untuk membeli LKS. Kami juga tidak ada kerja sama dengan toko mana pun,” tegasnya, Kamis (30/7).‎

‎Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Karawang mengalokasikan anggaran sekitar Rp 7 miliar untuk merealisasikan program LKS gratis bagi siswa SD dan SMP negeri. Program tersebut diluncurkan sebagai upaya mengurangi beban ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Karawang.

‎Melalui program itu, setiap siswa akan memperoleh LKS yang dapat digunakan selama satu semester, dengan pembagian dilakukan dua kali dalam satu tahun ajaran. Pemerintah daerah juga memastikan kualitas LKS yang dibagikan agar dapat digunakan selama proses belajar mengajar berlangsung. (zal)

Related Articles

Back to top button