
PURWAKARTA, RAKA – Suasana berbeda terlihat di halaman SDN Ciwangi, Kecamatan Bungursari, Senin (8/6). Di bawah rindangnya pohon rambutan, sejumlah siswa tampak serius membaca buku pelajaran dan membuka laptop bersama guru pembimbing mereka.
Bukan sekadar belajar biasa, mereka sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Kabupaten Purwakarta.
Pelaksanaan OSN tahun 2026 di Kabupaten Purwakarta berlangsung di dua lokasi, yakni SDN Ciwangi dan SDN 2 Ciseureuh.
Di SDN Ciwangi, sebanyak 77 peserta dari 17 sekolah dasar mengikuti kompetisi yang terbagi dalam tiga bidang, yakni 30 peserta OSN IPA, 25 peserta Matematika, dan 22 peserta IPS. Seluruh peserta mengikuti ujian yang dibagi ke dalam dua ruang pelaksanaan.
Panitia dari Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Bungursari, Totoh Patonah mengatakan antusiasme peserta tahun ini meningkat dibandingkan sebelumnya. Bahkan, beberapa sekolah mengirimkan lebih dari lima peserta untuk mengikuti seleksi tingkat kabupaten.
“Peserta sangat antusias karena sekarang setiap prestasi tercatat dalam sistem nasional. Jika berhasil menjadi juara di tingkat kabupaten, mereka tidak hanya mewakili daerah ke tingkat berikutnya, tetapi juga memiliki nilai tambah saat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujar Totoh, Senin (8/6).
Sementara itu, pelaksanaan OSN di SDN 2 Ciseureuh yang menjadi lokasi ujian bagi peserta dari Kecamatan Purwakarta juga berlangsung kondusif. Sebanyak 172 siswa dari 18 sekolah dasar mengikuti lomba yang terbagi ke dalam tiga ruang ujian.
Rinciannya terdiri dari 64 peserta Matematika, 60 peserta IPA, dan 52 peserta IPS. Menariknya, sebagian peserta dan guru pembimbing memilih menggunakan jaringan internet pribadi melalui hotspot telepon genggam untuk memastikan kelancaran pelaksanaan ujian berbasis digital.
Salah seorang pembimbing mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk menghindari gangguan jaringan akibat tingginya jumlah pengguna internet secara bersamaan.
“Kami memilih menggunakan internet sendiri agar jaringan lebih stabil. Pesertanya banyak sehingga penggunaan internet sekolah juga cukup padat,” katanya.
Kepala SDN 2 Ciseureuh, Siti Hasanah mengaku bangga sekolahnya kembali dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan OSN tingkat kabupaten. Menurutnya, semangat para peserta terlihat sejak awal hingga akhir pelaksanaan ujian.
“Anak-anak terlihat sangat bersemangat dan berusaha mengerjakan seluruh soal dengan maksimal. Alhamdulillah seluruh peserta dapat menyelesaikan semua soal yang diberikan. Sekarang tinggal menunggu hasilnya, semoga ada yang bisa melaju dan mewakili sekolahnya ke tingkat provinsi,” ujar Siti.
OSN tingkat kabupaten tahun ini menjadi pintu awal bagi para siswa berprestasi untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi. Peserta terbaik pada bidang IPA, Matematika, dan IPS akan mewakili Kabupaten Purwakarta pada OSN tingkat Provinsi Jawa Barat yang dijadwalkan berlangsung pada 6 Juli 2026 mendatang. (yat)



