PURWAKARTA, RAKA – Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau Om Zein menunjuk Camat Purwakarta Heri Anwar sebagai ayah asuh bagi bayi perempuan yang ditemukan terlantar di pinggir jalan Kampung Babakan Johar, Desa Citalang, Kecamatan Purwakarta. Langkah tersebut diambil untuk memastikan bayi mendapatkan perlindungan dan pendampingan selama proses penyelidikan berlangsung.
Keputusan itu disampaikan Om Zein saat menjenguk bayi yang kini menjalani perawatan di Puskesmas Munjul Jaya, Selasa (28/7/2026). Berdasarkan hasil pemeriksaan tenaga kesehatan, kondisi bayi yang diperkirakan baru berusia sekitar dua hari itu dalam keadaan sehat.
“Alhamdulillah kondisinya sehat, dan saya serahkan kepada Camat Kota, Pak Heri Anwar, untuk menjadi bapak asuhnya,” kata Om Zein.
Menurut Om Zein, penunjukan ayah asuh merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menjamin hak dan masa depan bayi hingga proses hukum maupun administrasi selesai.
Ia juga mengajak ibu yang melahirkan bayi tersebut agar tidak takut mengakui identitasnya. Menurutnya, pemerintah daerah tidak akan langsung menghakimi, melainkan berupaya membantu apabila penelantaran terjadi karena tekanan ekonomi atau persoalan keluarga.
“Siapa pun yang merasa melahirkan bayi ini, kalau memang merasa berat untuk mengurusnya, nanti kita urus. Yang penting ada nasabnya,” ujarnya.
Om Zein menilai pengakuan dari orang tua kandung sangat penting agar identitas bayi jelas dan hak-haknya dapat dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia berharap sang ibu tergerak untuk datang dan menyampaikan kondisi yang sebenarnya sehingga pemerintah dapat memberikan pendampingan serta solusi atas persoalan yang dihadapi.
“Semoga ibu dari bayi ini hatinya tersentuh, menyadari bahwa apa yang dilakukan adalah sebuah kesalahan, lalu segera mengaku. Jika ada permasalahan, kita selesaikan bersama-sama,” ucapnya.
Sementara itu, Camat Purwakarta Heri Anwar menyatakan siap menerima amanah yang diberikan Bupati Purwakarta. Ia memastikan akan mendampingi bayi tersebut bersama pemerintah daerah hingga ada keputusan lebih lanjut.
“Ini adalah amanah dari Pak Bupati yang tentu akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab,” kata Heri.
Ia menegaskan fokus utama saat ini adalah memastikan bayi memperoleh kasih sayang, perlindungan, serta perawatan yang layak selama masih berada dalam pengawasan pemerintah.
Di sisi lain, kepolisian masih menyelidiki kasus penelantaran bayi tersebut. Kapolsek Purwakarta Kota Kompol Enjang Sukandi mengatakan bayi pertama kali ditemukan warga di pinggir jalan Kampung Babakan Johar, Desa Citalang, pada Minggu (26/7/2026).
Setelah menerima laporan, polisi langsung mendatangi lokasi, membawa bayi untuk mendapatkan penanganan medis, kemudian berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Purwakarta terkait perlindungan anak.
“Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap siapa orang tua maupun pihak yang tega meninggalkan bayi tersebut di pinggir jalan,” ujar Enjang.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait identitas orang tua bayi agar segera melapor guna membantu proses penyelidikan. Sementara itu, bayi perempuan tersebut tetap menjalani perawatan di Puskesmas Munjul Jaya hingga kondisinya dipastikan stabil dan proses penyelidikan selesai. (yat)



