Jannah Theme License is not validated, Go to the theme options page to validate the license, You need a single license for each domain name.
Purwakarta
Trending

Polres Purwakarta Siram Lahan Kering Cegah Karhutla

PURWAKARTA, RAKA – Memasuki musim kemarau, sejumlah lahan di Kabupaten Purwakarta mulai mengering. Kondisi tersebut meningkatkan risiko kebakaran, terutama di area yang dipenuhi rumput ilalang dan pepohonan kering.

Untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), personel Polres Purwakarta melakukan penyiraman lahan di Kampung Tabrik, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta.

Penyiraman dilakukan sekitar pukul 14.25 WIB dengan menyasar area kebun dan lahan kosong yang terlihat mulai kering. Kegiatan tersebut dipimpin Ps. Kanit Dalmas Polres Purwakarta Aiptu Reno bersama dua personel Dalmas, empat personel patroli dan satu ASN dari bagian logistik.

Petugas membasahi sejumlah titik yang dinilai berpotensi mudah terbakar. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi sebelum munculnya titik api di tengah kondisi cuaca yang cenderung kering.

Selain menyiram lahan, polisi juga mengingatkan warga agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran. Salah satunya membakar sampah maupun membersihkan lahan dengan cara dibakar.

Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam mengatakan, kondisi lahan yang kering dapat membuat api cepat merambat apabila terjadi kebakaran.

“Kondisi lahan yang kering membuat api lebih mudah menyebar. Karena itu, kami melakukan langkah pencegahan dengan membasahi area yang berpotensi mudah terbakar sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungannya,” ujarnya, Kamis (13/8/2026).

Ia meminta masyarakat tidak menganggap remeh sumber api, meski berukuran kecil. Warga juga diminta segera melapor apabila menemukan titik api atau kepulan asap di sekitar lahan dan kawasan hutan.

“Jangan membakar sampah atau membuka lahan dengan cara dibakar. Jika melihat titik api atau kepulan asap di area lahan dan hutan, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani sebelum api meluas,” katanya.

Menurut Febri, pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Masyarakat juga berperan penting dengan menjaga lingkungan dari tumpukan material yang mudah terbakar serta memastikan tidak ada sumber api yang ditinggalkan.

Penyiraman lahan di Babakancikao menjadi salah satu langkah antisipasi Polres Purwakarta menghadapi potensi karhutla selama musim kemarau. Upaya pencegahan dilakukan sejak dini agar potensi kebakaran dapat ditekan sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih besar. (yat)

Related Articles

Back to top button