
PURWAKARTA, RAKA – Sebuah rumah warga di Desa Cianting, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, hancur setelah ditimpa truk yang diduga mengalami rem blong, Kamis (13/8/2026).
Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Raya Padalarang-Cikampek sekitar pukul 11.40 WIB. Truk terjun hingga menimpa rumah warga yang berada di sekitar lokasi.
Berdasarkan pantauan di lokasi, truk masih tergeletak dengan sejumlah bagian mengalami kerusakan. Kendaraan tersebut terlihat dalam kondisi kosong tanpa muatan.
Sementara itu, rumah warga yang tertimpa truk mengalami kerusakan sangat parah. Bangunan rumah roboh dan nyaris tidak tersisa. Sejumlah barang yang berada di dalam rumah juga hancur akibat tertimpa kendaraan tersebut.
Pemilik rumah, Agus, mengatakan saat kejadian dirinya sedang berada di depan rumah bersama istrinya. Ia tidak mengetahui secara pasti bagaimana truk tersebut bisa sampai terjun dan menimpa rumahnya.
“Kejadiannya bapak lagi diri di depan sama si ibu, gak tau tuh bapak gak ngeliat ke belakang, tau-tau udah langsung terbang mobil,” kata Agus.
Saat kejadian, seorang keponakan Agus bernama Azka (11) berada di dalam rumah. Anak tersebut kemudian terjebak setelah bangunan rumah roboh.
“Keponakan lagi di dalam, tau tiduran, tau apa tuh, ya akhirnya gitu, kejepit kakinya,” ujarnya.
Azka sempat terjepit bagian kakinya akibat tertimpa material bangunan. Warga kemudian melakukan evakuasi secara manual menggunakan peralatan seadanya.
Menurut Agus, warga menggali material bangunan untuk membebaskan Azka dari reruntuhan.
“Yang penting keluar, tanahnya digali,” katanya.
Agus mengaku bersyukur dirinya tidak berada di dalam rumah saat kecelakaan terjadi. Ia dan istrinya sedang berada di luar ketika tiba-tiba terdengar suara benturan dan bangunan roboh.
“Untung saat kejadian bapak lagi gak di dalam rumah. Kaget aja tiba-tiba ada suara ambruk keras,” ujarnya.
Akibat kejadian tersebut, rumah Agus mengalami kerusakan total. Barang-barang yang berada di dalam rumah juga ikut hancur.
“Bangunan rumah ya hancur semua habis. Semua, rumah aja itu abis,” kata Agus.
Terkait penyebab kecelakaan, Agus mengaku belum mengetahui secara pasti. Ia hanya mendapat informasi bahwa sopir diduga mengalami masalah pada sistem pengereman kendaraan.
“Dengar enggak tahu supir kan bapak panik ya enggak tahu apa katanya remnya kabur atau blong, tapi kurang tahu tuh,” ujarnya.
Hingga Kamis sore, truk masih berada di lokasi kejadian dan belum dievakuasi. Sopir truk disebut telah diamankan oleh pihak kepolisian.
Kecelakaan tersebut kini ditangani Satlantas Polres Purwakarta. Namun, hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi maupun penyebab pasti kecelakaan tersebut. (yat)



