Anak SD Dapat Wawasan Baru di Bale Diorama

ANTUSIAS: Sejumlah anak-anak sekolah dasar tampak antusias saat mengunjungi Bale Diorama Panyawangan Nusantara.

PURWAKARTA, RAKA – Anak sekolah dasar (SD) diajarkan sejarah dengan mengunjungi Bale Diorama Panyawangan Nusantara Kabupaten Purwakarta. Hal ini dilakukan untuk memberikan pembekalan pengetahuan sejak dini mengenai sejarah peradaban Nusantara dari masa ke masa.
Bale Diorama merupakan sebuah museum yang didirikan pada tahun 2017, yang di dalamnya termuat sebuah ungkapan sejarah dan perkembangan Nusantara dari masa ke masa yang ditampilkan melaui perpaduan arsip, seni dan teknologi. Seorang guru Taufiq (26) mengatakan, kunjungan ini dilakukan agar para siswa dapat mengetahui sejarah peradaban bangsa Indonesia dari masa ke masa. “Ini merupakan salah satu kelas pembelajaran bagi siswa, kebetulan mengenai ini ada mata pelajarannya, sehingga kami memutuskan untuk melakukan kunjungan ini agar siswa dapat memahami dan melihat secara langsung,” ucapnya kepada Radar Karawang, Jumat (1/3).
Kata Taufiq, dalam kegiatan belajar ini, siswa akan dibimbing dan dijelaskan langsung oleh instruktrur mengenai sejarah-sejarah yang ada di museum. “Ya, jadi siswa akan berkeliling museum sambil dipandu dan dijelaskan oleh instruktur mengenai sejarah-sejarah yang ada, kemudian mereka setelah ini akan mencatat dan mempresentasikan apa saja yang telah mereka pelajari dari kegiatan hari ini,” ungkapnya.
Taufiq mengungkapkan, pembelajaran sejarah sejatinya memang harus sudah diajarkan sejak usia dini kepada anak-anak. Sehingga nantinya mereka memiliki pengetahuan dan dapat mengambil pembelajaran dari sejarah tersebut. “Seperti kata Soekarno, jas merah, jangan sekali-kali meninggalkan sejarah. Kita sebagai penerus bangsa harus ingat jasa-jasa pahlawan kita, dan juga harus mengetahui seperti apa sejarahnya. Jadi hal seperti ini memang harus ditanamkan kepada siswa terutama sejak usia dini,” ujarnya.
Sementara itu, orang tua siswa Yesi (31) sangat antusias dan mengapresiasi mengenai pembelajaran yang dilakukan di luar ruangan kelas ini. Pasalnya, selain anak-anak dapat mendapat kan pembelajaran dengan suasana yang baru, ini juga dapat dijadikan salah satu momen untuk dirinya berkreasi. “Kegiatannya seru, saya sih sangat mendukung dengan kegiatan seperti ini, anak-anak juga tadi di dalam dijelaskan soal sejarah-sejarah, terus tempatnya bagus juga buat foto-foto. Harapannya sih kegiatan seperti ini lebih sering dilakukan, biar anak-anak juga banyak mendapat hal yang baru,” ungkapnya. (cr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here