PURWAKARTA, RAKA – Warga Kampung Pandai, Desa Sawah Kulon, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta, digegerkan dengan penemuan sesosok pemuda tanpa identitas yang ditemukan meninggal dunia di pinggir jalan pada Sabtu (27/6). Korban ditemukan dengan sejumlah luka di tubuhnya, sementara identitas maupun penyebab kematiannya hingga kini masih menjadi misteri.
Korban ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB dalam posisi yang tidak lazim. Kedua kakinya tersangkut di atas beton drainase rumah warga, sedangkan kepalanya terjuntai ke bawah mengarah ke selokan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, petugas menemukan sejumlah luka lecet di beberapa bagian tubuh korban serta luka robek memanjang di bagian belakang kepala. Namun, polisi belum dapat memastikan apakah luka tersebut berkaitan langsung dengan penyebab kematian.
Penemuan mayat tersebut pertama kali dilaporkan warga kepada aparat kepolisian. Tak lama berselang, personel Satreskrim Polres Purwakarta bersama Tim Inafis mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi.
Hingga saat ini, identitas korban belum diketahui karena tidak ditemukan kartu identitas maupun dokumen pengenal lainnya. Polisi juga masih menyelidiki penyebab pasti kematian pemuda tersebut.
Hendra Armadhan Hariyanto, MP Satpol PP Kecamatan Pasawahan, mengatakan dirinya mengetahui adanya penemuan mayat setelah menerima informasi dari anggota Karang Taruna saat hendak membeli makanan.
“Seperti biasa pagi saya mau membeli kue untuk teman-teman yang bekerja. Saya mendapat laporan dari Karang Taruna bahwa di Kampung Pandai ada mayat. Saya langsung menuju lokasi dan ternyata benar ada seorang laki-laki yang sudah meninggal dunia,” ujar Hendra.
Menurutnya, kondisi korban saat ditemukan cukup memprihatinkan. Posisi kepala mengarah ke bawah selokan dengan kedua kaki tersangkut di atas beton drainase.
“Saya melihat ada bekas luka di bagian kaki, tetapi saya tidak berani memeriksa lebih jauh. Wajah korban juga tidak terlihat. Dari perkiraan saya, korban masih berusia muda,” katanya.
Hendra mengaku sempat menanyakan identitas korban kepada warga sekitar. Namun, tidak seorang pun mengenali pemuda tersebut.
“Saya sempat bertanya kepada warga sekitar, tetapi tidak ada yang mengetahui identitas korban,” ucapnya.
Keterangan serupa disampaikan Diana, warga setempat. Ia mengaku mengetahui adanya penemuan mayat setelah mendapat informasi dari seseorang yang datang ke rumahnya.
“Ada orang memberi tahu ke saya kalau ada mayat. Saya langsung memberi tahu suami. Saya juga tidak tahu itu mayat siapa, tidak kenal. Ketahuannya sekitar jam tujuh kurang,” tuturnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Purwakarta, IPTU Tini Yutini, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Ia mengatakan proses identifikasi terhadap korban masih dilakukan.
“Saat ini masih proses identifikasi, belum selesai,” kata Tini.
Usai dilakukan olah TKP, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk menjalani visum. Hasil pemeriksaan medis tersebut akan menjadi bagian dari penyelidikan guna mengungkap penyebab kematian korban.
Hingga saat ini ditulis, polisi masih mengumpulkan keterangan saksi, melakukan penyelidikan, serta berupaya mengungkap identitas pemuda yang ditemukan meninggal dunia tersebut. (yat)



